05 Agustus 2011

-Jodoh Yang Tidak Disangka-

Jodoh Yang Tidak Disangka

By: M. Agus Syafii

Ada seorang gadis yang menangis kepada Allah karena belum menikah, pada saat itu dirinya memohon pada Allah agar memberikan jodoh yang baik dan menjadi imam bagi dirinya, sudah lewat 30 tahun usianya kekhawatiran tentu ada apalagi ia anak yang pertama dan masih memiliki adik, sementara ibunya membesarkan seorang diri. Kesibukannya bekerja, sang ibu selalu mengingatkan kapan dirinya menikah? yang ada hanyalah dijawab dengan tetesan air mata. Gajinya yang lebih dari cukup untuk membiaya sekolah adiknya dan menghidupi sang ibu.

Dengan bertekad untuk bershodaqoh di Rumah Amalia, hanya memohon kepada Allah berkenan memberikan jodoh yang baik oleh Allah. Ia yakin jodoh adalah kehendak Allah dan hanya Allah yang akan memudahkan dan menyegerakan jodoh untuknya. Sebulan kemudian ia menerima karunia Allah dengan tidak disangkanya. Suatu ketika dirinya sedang berada di ruang tunggu dokter untuk periksa kesehatan sambil menunggu giliran. Tiba-tiba ada seorang ikhwan mengajak berkenalan. Dari perkenalan itu ikhwan itu melamar dan mereka menikah. Belakangan ia tahu bahwa suaminya jatuh cinta karena buku yang dibacanya yang berjudul "40 Tanggung Jawab Istri Terhadap Suami." Alasan suaminya sangat sederhana, "Gadis ini belum menjadi seorang istri tetapi sudah berusaha untuk menjadi istri yang baik berarti dia, gadis yang sholehah."

Ajaib, begitulah cara Allah penuh misteri dalam melimpahkan karuniaNya yang indah. Karunia itu hadir disaat kita tidak duga dan ditempat yang tidak disangka, bisa hadir dimana saja dan kapan saja tetapi ada satu yang hal tidak bisa dipungkiri yaitu karunia Allah akan selalu hadir kepada orang yang gemar berbuat baik bagi sesamanya. Sebagaimana Firman Allah, "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya." (QS. al-Baqarah : 93).

Wassalam,
M. Agus Syafii

*Sumber : Mukjizat Sholat dan Doa

-Buah-buah Super yang Bikin Awet Muda-

Punya kulit awet muda tentunya jadi impian kebanyakan wanita, hingga berbagai cara rela dilakukan. Namun sebenarnya ada cara-cara alami yang bisa dilakukan, seperti mengonsumsi buah-buahan super. Apa saja?

Buah dan sayuran dapat melawan penuaan molekul tubuh. Buah dan sayur juga mencegah penurunan kognitif (kemampuan berpikir). Ini adalah dua alasan bagus untuk mulai makan lebih banyak buah dan sayuran.

Tapi beberapa buah-buahan memiliki manfaat super untuk menjaga kulit tetap awet muda, seperti dilansir Thesun, Selasa (2/8/2011):

1. Tomat
Penelitian menunjukkan tomat sepuluh kali lebih potensial dari vitamin C dan 14 kali lebih kuat dibandingkan antioksidan pada anggur merah untuk dapat membuat kulit awet muda. Tomat juga mengandung pigmen merah likopen yang dapat membantu memperlambat masalah yang terkait dengan penuaan. Kabar baiknya, likopen bahkan lebih baik diserap ketika tomat dimasak.

2. Wortel
Wortel mendapatkan warna cerah oranye dari nutrisi super pigmen beta karoten. Para ilmuwan percaya bila nutrisi super ini terkumpul di bawah kulit dapat memberi perlindungan terhadap radiasi matahari. Makan secara teratur buah yang mengandung beta karoten seperti jeruk, ubi jalar, sayuran hijau gelap, aprikot, buah persik, wortel memenuhi kebutuhkan kulit untuk anti-penuaan.

3. Apel
Apel juga merupakan buah super yang bisa membuat kulit awet muda. Semangkuk apel bisa berisi 15 nutrisi yang menakjubkan. Salah satunya antioksidan quercetin yang dapat membantu membunuh virus. Jangan kupas kulit apel karena quercetin berharga ada di bawah kulit apel.

4. Pisang
Pisang bisa menjadi pilihan makanan ringan yang sehat, karena kaya akan kalium yang membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit dan menyerap kelebihan air dalam tubuh. Dengan dikombinasikan dengan diet rendah garam, satu buah pisang sehari dapat dapat membantu menyusutkan pergelangan kaki yang bengkak, pergelangan tangan dan perut.

5. Jeruk
Segelas jus jeruk memiliki setidaknya 170 nutrisi super, ditambah dengan banyak vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh seperti vitamin C, kalium dan vitamin B yang dibutuhkan untuk saraf yang kuat. Jeruk juga memberi pigmen kuning yang disebut lutein, antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Merry Wahyuningsih - detikHealth

-Makan Buah Segar Saat Sahur Bisa Kurangi Risiko Dehidrasi-


Puasa berarti tidak minum seharian, sehingga cairan tubuh yang hilang tidak tergantikan.
Untuk mencegah dehidrasi, beberapa hal terkait pola makan perlu diperhatikan
salah satunya dengan memasukkan buah segar dalam menu makan sahur.

Buah-buahan tertentu khususnya yang banyak mengandung air bisa membantu menjaga kecukupan cairan selama berpuasa sepanjang hari.
Melon, semangka, timun dan tomat termasuk buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat makan sahur dan berbuka.
Selain mengandung air, buah-buahan tersebut juga banyak mengandung mineral penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Kandungan mineralnya lebih banyak dibandingkan sumber-sumber karbohidrat seperti nasi dan roti, maupun lauk- pauk seperti ikan dan daging ayam.

Meski demikian, unsur terpenting yang harus dipenuhi untuk mencegah dehidrasi di siang hari tentu saja air.
Air putih paling dianjurkan, sementara kopi dan teh sebaiknya dikurangi karena mengandung kafein yang bersifat diuretik atau meluruhkan kencing.

Minuman bersoda juga harus dibatasi selama puasa, karena jenis minuman seperti ini juga mengandung kafein.
Meski untuk sesaat bisa memberikan sensasi segar, dalam jangka beberapa jam kemudian kafein akan menyebabkan sering kencing
lalu dehidrasi karena selama puasa tidak boleh minum untuk menggantikan cairan yang keluar.
Hilangnya cairan tubuh saat berpuasa di siang hari tidak hanya terjadi saat kencing dan berkeringat.
Dikutip dari Healthycan, Selasa (2/8/2011),
cairan tubuh juga keluar dalam bentuk uap melalui permukaan kulit maupun rongga mulut dan lubang hidung saat bernapas dan berbicara.

Meski harus mencukupi kebutuhan cairan sepanjang hari, bukan berarti saat sahur dan berbuka harus minum air putih banyak-banyak.
Air putih yang dikonsumsi memang harus banyak, tetapi tidak boleh sekaligus melainkan harus secara teratur dan bertahap sepanjang malam.
Tidak sulit untuk mengatur waktu minum di malam hari, yang penting jangan dipaksakan untuk minum terlalu banyak dalam waktu bersamaan.
Sebagai contoh saat berbuka minum 2 gelas, sebelum tidur minum lagi dan seterusnya hingga terpenuhi kebutuhan untuk sehari yang jumlahnya kurang lebih 2 liter.