15 Agustus 2008

Redup....

Redup....
Kau berikan aQ sayap
Untuk menggapai mu...
Kau berikan cahaya
Untuk menerangi Qu...
Namun kini kau redup kan semua itu...

Mimpi...

aQ ingin menjadi malam mu
Akan ku hiasi hatimu dengan bintang-bintang cinta Qu
aQ ingin menjadi mimpi untuk mu
Agar dapat ku jalin hasrat ini bersamamu...

Andai waktu dapat segera mempertemukan kita
aQ juga ingin saat itu waktu berhenti sampai disitu
Karena tak ingin lagi kulepas diri mu jauh dari Qu
Tak ingin lagi kuulang untuk membiarkan mu pergi dari pandangan Qu

aQ selalu berharap ini bukan sekedar asa semu
Asa yang akan hilang saat Qu terbangun nanti
Dan rasa yang tak akan dipertemukan saat asa tersebut sirna
Jangan bangunkan aQ untuk saat ini...
Biarkan cinta ini bermimpi untuk hatimu...

13 Agustus 2008

Ibu...

Ibu...
Dalam hitungan hari kau akan berulang tahun....
Katanya seh, ulang tahun kemerdekaan mu....
Namun aQ belum yakin Ibu sudah merdeka
Juga anak dan cucumu yang berjumalah ratusan juta itu Ibu....

Ibu...
Mengapa kulihat, akhir2 ini kau selalu murung?
Bukan kah semestinya kau tersenyum bahagia?
Karena sebentar lagi anak cucumu itu akan mengadakan pesta besar2an untukmu
Yah... walaupun aQ tak yakin apakah mereka mengerti untuk apa pesta itu?

Bapak dan Ibu yang tengah duduk di atas sanapun
Hanya tersenyum melihat pesta tersebut...
Tapi tahun depan, senyum mereka akan memudar berganti dengan rasa gentar...

Hhmmm.. Ibu....
Kapan ya, kita akan merdeka???
Sudahlah Ibu, jangan sedih memikirkan anak dan cucumu...
Kami bisa hidup bersama mu saja sudah sangat bahagia...
Dan kami juga berjanji akan selalu membuatmu bangga...
Dan bahagia... Ibu Pertiwiku...