09 Desember 2011

-Goresan Luka yang akan Membekas-

Sesekali kulitku terluka, aku tak pernah mengeluarkan air mata, namun bila hatiku yang terluka, mata ini seperti aliran sungai yang deras, bahkan aku lupa bagaimana cara membendungnya.

Kadang aku fikir, apa indahnya jatuh cinta? sangat berbeda dengan yang mereka ceritakan padaku tentang jatuh cinta.
Cinta selalu membuatku sakit, bahkan aku selalu merasa bodoh dan tak berarti.

Aku perempuan bodoh,
yah, aku memang perempuan bodoh, yang selalu menggali lubang untuk kesakitannya sendiri, yang masih terus berkubang dengan perasaan semu untuk orang yang sudah tidak memperdulikannya, bahkan aku pikir, dy tidak menganggapku ada, bahkan SAMPAH.
Kalian tau, yang lebih bodoh adalah aku selalu mengeluarkan air mata untuknya, apalah aku ini :(.
aku ingin menamparnya sekali saja, setelah itu aku akan menampar diriku dan menyuruhnya bangun,,,

Aku sangat membencinya, dia yang membuka harapan itu kepadaku, namun dia pula yang menampiknya saat itu juga, mungkin dia berfikir aku tidak memiliki nurani.Dia bisa dengan mudahnya berganti ke hati lainnya pada saat yang bersamaan saat dia pikir aku memang bukanlah orang yang dia butuhkan, pernahkah sedikit saja dia berfikir mengenai aku? bukan melulu mengenai dia, fikirannya juga hatinya.
Atau pernahkah terbersit di fikirannya untuk meminta maaf kepadaku atas kekacauan yang terjadi di diriku?
manalah mungkin ada, siapalah aku ini, tidak pernah penting pula aku di matanya.

Aku pesakitan, dan dia membuat keadaanku lebih parah, sangat sulit bagiku mempercayai laki-laki untuk saat ini, sulitnya mengizinkan siapapun masuk lagi, dan entah apa aku masih memiliki perasaan.

"Setiap goresan luka yang telah kau torehkan, suatu saat nanti mungkin akan sembuh, namun bukan berarti tidak akan membekas"

Hmm,, tapi aku memang harus mengalah pada keadaan ini, mencoba mendamaikan nuraniku, aku hanya berharap semua ini memang yang terbaik untuknya, sesakit apapun aku, aku tetap menyimpan sayang ini untukmu. Walau aku lelah :(.
Pergilah sejauh mungkin, raihlah semua yang kau anggap benar dan semestinya kau dapatkan,,,

Lagu "Mudah Saja" dari Sheila on 7 menemaniku gemuruh di hati yang kutuangkan disini, membuat gerimis semakin deras.

-Ryrie-
Kutub Utara, 09 Desember 2011

19 Oktober 2011

-Bercermin-

Malam ini aku kembali menjumpai perempuan itu berhadapan dengan cerminnya,
namun malam ini berbeda dengan malam-malam sebelumnya.
malam ini ia tidak tampak rapuh, bahkan ia mengembangkan senyumnya saat menatap wajah tanpa hijabnya,
yah dia memang tampak sedikit pucat, dengan mata pandanya, ahh bukankah ia selalu seperti itu :)
bukan,, bukan itu yang aneh, aku terus memperhatikan ia, yah  aku benar, ada yang lain malam ini, ada apa dengan nafasnya? mengapa dia tampak kesulitan bernafas? sakitkah perempuan itu? :(

aku segera tersadar dari lamunanku saat mendengar dia bicara,,
"hmm,, aku kesulitan bernafas hari ini, entah knapa, apakah aku asma? tapi rasa-rasanya aku tidak mengidap penyakit itu, lalu pertanda apa ini? rasanya seperti ada yang mau lepas dari rongga dadaku"
aku mendengarkan dia dengan seksama, pandangannya tak pernah lepas dari sang cermin, sambil berusaha mengatur nafasnya dengan baik.
"aku tau,  InsyaAllah ini bukan pertanda buruk, ini pasti proses pelepasan asa seperti yang sebelumnya pernah aku lalui" begitu ucapnya dengan senyum kecil.

aku terus menatapnya, tapi setelah kalimatnya barusan, ia hanya mematung di depan cermin itu, oh ternyata dia tidak mematung, bibirnya komat kamit seperti sedang melafadzkan sesuatu, sama seperti yang aku lihat sejak pagi tadi ia pergi bertarung dan pulang dengan peluhnya,,
apa yang dia lafadzkan?
oh ya aku ingat dia pernah bercerita mengenai sesuatu hal, ia bilang, saat galau, saat merasa tertekan, saat ingin meredam emosi negatifnya, ia selalu melafadzkan "ayat kursi".

"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya), tidak mengantuk dan tidak tidur, kepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi Syafa'at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak tau apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al-Baqarah : 255)"


semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untuknya,, Amiin,,,

Aku melihatnya sudah tidak bercermin lagi, ia terlelap, mungkin kelelahan. aku selalu berharap selalu melihat dia tidur lebih cepat, melihat dia tersenyum. Dan seperti pagi ini, aku melihat dia begitu bersemangat pergi bertempur, nafasnya sudah semakin membaik, aku harap dia sudah pulih dan selalu bahagia.
Berbicara bahagia, aku ingat 3 konteks berbeda mengenai bahagia yang diucapkan sahabat-sahabatku :

1. Bagaimanapun kerasnya usahamu membuat semua orang bahagia, namun ketika berhadapan dengan    sebuah pilihan, pasti ada seseorang yang terluka.
2. Apakah untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan, harus dengan mengorbankan perasaan orang lain? dan bila ada orang lain yang terluka, apakah kamu yakin akan bahagia?
3. Lebih baik aku yang terluka dibandingkan orang lain tidak bahagia.

 aku tidak tau point ke berapa yang akan dia pilih bila perempuan itu dihadapkan pada pilihan tersebut, yang aku tau, aku hanya ingin dia bahagia, aku hanya ingin melihat dia dengan dirinya yang dulu, dia dengan senyum tanpa sirat kesedihan di matanya.
Aku yakin suatu saat perempuan itu akan menemukan sisi dirinya yang masih ia cari saat ini, dan selama dalam pencarian, aku berharap ia sanggup menjalani semua dengan baik..

Dia perempuan yang gemar bercermin, sangat suka bermimpi, dan selalu berbagi cerita pada cermin, dinding dan udara di sudut ternyamannya. Berbahagialah selalu, aku akan selalu di sampingmu, menjadi bayanganmu, dan menceritakan apa yang kulihat serta kudengar darimu, walau dengan tulisan yang tak sempurna, hanya itu yang bisa kulakukan untukmu.

19 Oktober 2011 di Kutub Utaraku
-Ryrie-

14 Oktober 2011

-Aku Menunggumu Dalam Diamku-

aku menyayanginya,,

entah sejak kapan dan bagaimana perasaan itu datang hingga akhirnya bergelayut manja di hati juga fikiranku.
aku tak pernah tau siapa laki-laki itu,
aku hanya pernah mendengar suaranya satu kali, namun belum pernah sekalipun kutatap keteduhan matanya,
dan yang paling aku tau, laki-laki itu selalu datang dan pergi sesuka hatinya,,
hmm,,
alasan apa yang membuatku menyayanginya? alasan apa yang membuatku begitu ingin melihatnya bahagia? lagi-lagi aku tak pernah tau, aku tak pernah memiliki alasan yang pas untuk menyayanginya, tapi apa menyayangi seseorang itu membutuhkan alasan?

aku ingat betul bagaimana dia pernah begitu manis denganku, aku selalu menyukai bagian itu, terasa begitu dekat walaupun tanpa saling menatap juga mendengar, dan itu sudah cukup bagiku.
tapi yah perasaan itu kadang begitu sulit diterjemahkan apalagi dipendam terlalu lama,,
akhirnya ia utarakan juga perasaannya kepadaku, dan aku menerimanya,,,
eiiitttsss,, jangan salah, kami tidak memiliki komitmen apapun, yah hubungan yang kami jalin masih sama seperti sebelumnya, hanya saja sedikit berbeda,,
taukah apa yang berbeda, setelah kalimat itu terlontar, ia langsung bergegas menjauh menghindariku tanpa ada sedikitpun peringatan darinya.

aku galau, aku merasa seperti tak dihiraukan, aku merasa tak diinginkan, aku merasa bodoh, aku merasa dan aku merasa,,  yah semua rasa berkecamuk di fikiran hingga mengendap cukup tebal di hatiku.
negatif,, positif,, negatif,, positif,, selalu saja itu yang memenuhiku acap kali melihat aktivitas di akun jejaring sosial miliknya.
perang antara negatif logikaku dengan positifnya hatiku menyempurnakan rasa galau itu yang berujung penganiayaan terhadap dinding-dinding kamarku yang tak berdosa, aku marah,,

aku marah, sedih, terluka, dan dengan segala cara aku berusaha menganggapnya tidak pernah ada, akupun ingin dia menganggapku demikian, tidak pernah ada.
aku sangat benci karena semua rasa itu hanya bertahan sampai 2 hari yang lalu, sebelum kuterima inbox di akun jejaring sosialku,,
kalimat "heii,, aku kembali,, maaf" darinya menghilangkan semua marah, sedih bahkan luka di detik itu juga, senyum yang terkembang di bibir ini.
bodohkah aku? aku tak bisa menjawab pertanyaan itu, namun itu yang aku rasakan, aku menyayanginya,,

dia juga bilang

"Kamu tetap ada di kehidupanku.. hanya saja memiliki tempat tersendiri yang untuk sementara waktu kemarin disembunyikan.. Diam bukan berarti lupa.. mundur bukan berarti menjauh.. hanya sedikit membutuhkan waktu untuk menentukan rasa.. apakah ini pilihanNya untukku"

yah dia benar, seharusnya aku sabar, seharusnya aku tau bahwa hanya Allah yang memiliki hak untuk menentukan yang terbaik untukku, dan harusnya aku segera tersadar dan minta ampun karena rasaku kepada laki-laki itu terlalu berlebihan,,
tak semestinya kujejali pikiranku dengan segala hal yang masih semu, yang belum tentu menjadi hak ku

Seharusnya aku melakukan ini sejak awal, 


"Menyayangimu dalam diamku, berdo'a agar kau segera menghampiriku, menjadikan aku makmummu di hadapanNya, mitramu membangun sebuah istana di dunia dan akhirat kita,, atau bila Allah berkehendak lain, aku akan tetap dalam diamku, memperhatikanmu dari tempatku berdiri, dan pergi menjauh saat kulihat kau bahagia"

"Ya Rabb, sayangi ia selalu, luruskan selalu niatnya, berkahi setiap langkahnya yang berada di jalanMu,  sehatkan selalu jiwa dan raganya, serta jadikan ia umatMu yang mulia"


*buat kamu yang berada di tanah yang sama denganku, terimakasih selalu menamparku dengan segala kata dan sikapmu,, dengan noteku yang panjang tak berarah ini, aku hanya ingin mengungkapkan perasaanku selama ini dan aku hanya ingin katakan bahwa "aku menyayangimu tanpa alasan apapun"


-Ryrie-


18 September 2011

-18 Sept 2011-


18 Sept 2011

Alhamdulillah masih dikasih nafas untuk sampai ke detik ini
menjumpai usiaku yang lebih dari seperempat abad,,
hmm,, apa yang sudah kulakukan?
rasanya belum ada yang pantas aku banggakan
yah,, tapi apa yang sudah kupelajari dalam hidup ini haruslah aku syukuri
melewati segala hal baik dan buruk harus tetap masuk kecatatan harian hidupku,,

sampai hari ini aku masih sendiri setelah 2 tahun kemarin
aku masih mengais keping2 harapan dan rasa dalam diriku
aku ingin memiliki malaikat yang selalu melindungi saat aku hidup dan menjemputku di pintu surgaNya saat kami kembali,,
aku ingin memiliki malaikat yang senantiasa berlindung di bawah naungan kasih sayangku
aku juga ingin melihat binar2 bahagia di wajah malaikat2 yang aku miliki saat ini,,
dan,, huh,, banyak sekali keinginanku,,
aku memang manusia biasa yang tak pernah kunjung puas akan 1 harapan

sebenarnya aku selalu cemas menghadapi hari ini
karena September selalu menorehkan luka di perjalananku
perjalanan kehilangan menurutku,,
dan yah hari ini aku kembali kehilangan,,
kehilangan seorang yang sudah berhasil merobohkan dinding yang kubuat dengan usahaku untuk mengendalikannya
tapi tak apalah toh aku sudah terbiasa dengan keadaan ini, semua tak lagi membuatku terpuruk
walau ada luka kecil di dalam sana,,

aku masih memiliki sahabat2 yang memperhatikanku
yang peduli dengan keberadaanku,,
yang tak peduli bagaimana hitam dan putih warna lembar catatanku
yah,, hari ini aku seharusnya bahagia, dan harus tersenyum,,
karena lagi2 inilah awal hidupku dengan sisa usia yang entah berapa lama lagi
aku harus menjadi seorang manusia
manusia yang memanusiakan manusia,, :)

terimakasih kuucapkan pada seluruh keluarga, teman dan sahabat yang selalu ada dalam setiap detik hidupku
semoga keberkahan selalu tercurah dalam hidup kalian,, Amiin,,

Luv u :-*


-Ryrie- 



09 September 2011

-Lumpuh-

03 September 2011


aku melihatnya lagi untuk yang kesekian kalinya
tetap di sudut kamarnya, di depan cermin itu
tatapannya kosong, hanya derai air mata yang menemaninya
entah apa yang ia pikirkan, apa yang ia rasakan
dia terlihat begitu pedih
aku ingin sekali memeluknya untuk bertanya ada apa
tapi masih saja bibir ini terkunci,
dia menatap foto di depan cermin itu dengan pandangan nanar
foto orang2 yang ia cintai walau telah berpindah dimensi dengannya
yah,, dia termenung, lalu kembali menangis
seakan dia berkata "peluk aku, bawa aku bersama kalian"
aku tak habis pikir, mengapa ia selalu menangis?
tak bisakah ia mengikhlaskan hidup?
aku rindu tatapan cerianya, rindu senyum yang mengembang tulus
bukan senyum palsu yang sering ia tunjukkan padaku
bukan mata yang dipaksanya terisi hal indah
kemana ia pergi? siapa dia?
aku hampir tidak mengenalnya sekarang

ia selalu tampak ceria dikala langit terang
namun kembali menangis di sana saat pekatnya
aku tak bisa menyentuh perasaannya
seperti biasanya,,
karena ia begitu pandai menutupi semua itu dariku,
darinya dan mungkin dari kalian,,

kumohon, jangan lanjutkan itu
aku sudah tak tahan hanya dapat memandangmu dalam diam
aku tak mampu lagi melihatmu lumpuh
lumpuh dalam ketidakberdayaan rasa
jangan kau buat hatimu mati
mati untuk satu hal semu
kau harus bangkit seperti dulu
yah,, dulu,, bangkit dengan segala optimismemu menjalani hidup
hidup yang kau terapkan kesekelilingmu

jadilah perempuan kuat sayang
jangan biarkan dunia membuatmu lumpuh
aku yakin kau pasti bisa melewati semuanya
jangan pernah merasa semua orang membuangmu
karena kau terlalu istimewa untuk merasa tak berharga
tolong sudahi perihmu itu
karena aku sudah tak sanggup lagi
untuk melihatmu selalu berada di depan cermin tak bernyawa itu


-Ryrie-

02 September 2011

-Dibuang Rasa-


Ketika menulis ini, aku tak pernah mengerti apa yang tengah kurasakan, sakitkah? atau sebaliknya?
aku hanya bisa berfikir bahwa tak seorangpun merasa aku pantas dimiliki, tak pantas diperjuangkan, setiap orang bebas datang dan pergi sesuka mereka, singgah sebentar di hati ini, dan bahagia bersama orang lain,,
dan setiap orang bebas memberi angin segar kepadaku lalu mendorongku masuk ke pusaran angin tanpa mengeluarkan aku dari sana,,

aku merasa lumpuh, merasa makin muak dengan mereka
aku bilang bahwa hal itu tidak mempengaruhiku, yah hal itu memang tidak mempengaruhi rasaku terhadapmu, tapi hal itu mempengaruhi aku dengan pandanganku, aku dengan segala hal yang sudah terjadi padaku dan itu berpengaruh untuk hidupku,,
aku merasa dibuang, diabaikan dan tak berharga,,
semua yang pernah dikatakan berbanding terbalik dengan kenyataan, apa ini sebenarnya?
semuanya semu, semua abu2,,
mendadak kelabu sudah, lagi2 aku jatuh,,

aku muak dengan kalian yang menyiramiku dengan janji manis
aku muak dengan kalian yang menumbuhkan taman bunga di hatiku
dan aku muak dengan kalian yang menghidupkan aku dalam kepalsuan
aku muak dengan makhluk bergender itu,,

sekali lagi aku bertanya, apakah aku hanya pantas menjadi objek perencanaan?
objek uji coba rasa kalian? atau objek pemuas dahaga kalian?
ingat, aku manusia,,,

sahabatku bilang, mereka yang tidak pantas untukmu, kamu tidak butuh mereka, kamu butuh seseorang yang lebih tangguh darimu,,
dan yaa,, hanya itu yang jadi penghiburku kini, aku tidak butuh kalian yang selalu membuatku lemah, aku butuh penguat imanku, aku butuh penguat batin dan hidupku,,
dan aku percaya Allah selalu bersamaku, menuntunku menuju dia yang akan selalu menjadi kekuatanku, bukan menjadikanku abu terlebih seonggok sampah,,,


-Ryrie-

-Sudut Ruang Tidurnya-


ada dia yang tengah menantiku di sudut ruang tidurnya
dia dengan air muka tenang dan senyum mengembang
kala merajut mimpi bersama sang malaikat
dia dengan tatapan mata yang menghanyutkan rasa
segala rasa tumpah ruah menjadi satu makna rindu
dia tetap di sudut ruang tidurnya
dengan igau yang tak pernah kumengerti
karena igauan yang kudengar seperti lagu
yang slalu menari di kalbuku
aku ingin menyertainya di sudut ruang itu
mengikuti segala impiannya bertemu sang malaikat
suatu saat nanti
saat dimana tak ada lagi kata yang keluar dari bibir ini
tetaplah menantiku disana
hingga ujung waktuku,,,


-Ryrie-

29 Agustus 2011

-Bersiap Menuju Kemenangan-


Satu hari menjelang Idul Fitri adalah hari tersibuk hahaha,,
mesti rebutan bangku sama pembeli lainnya di pasar, mesti ini, mesti itu, pokoknya sibuk deh (biar dibilang rajin neh ceritanya x_x), tapi itulah istimewanya hari raya, bertemu tetangga terdekat sampai yang terjauh, yah nyambung silaturahmi di pasar lah wakakakakak,,
membereskan pakaian yang harus dicuci dan disetrika secepatnya dan menata ulang kamar serta isi rumah kembali hihihi,, aku suka dengan segala kesibukan ini,,

Beda dengan dulu yang menjadikan hari ini beban berat, yah mungkin seiring berlalunya sang waktu, semakin bisa melihat sesuatu juga dari sudut pandang yang lain yah,,
Hari ini semua rumah harum bumbu masakan dengan rasanya masing2 walaupun sama saja, ketupat, semur daging, opor ayam, rendang, sayur godok (untuk yang satu ini aku kurang tau nama masakan yang aslinya apa :p).

Nah yang tadi aku sebutkan biasanya untuk kalangan ibu2 dan perempuan yang lebih dewasa, beda lagi dengan remaja2nya, biasanya mereka mempersiapkan diri untuk rutinitas tahunan yaitu merayakan kemenangan di malam takbiran dengan jalan2, mempersiapkan bedug dan teman2nya, ada juga yang mempercantik diri untuk pertemuan dengan teman2 juga pacar nanti malam,, uuuhhhh,, ramainya kotaku,,,
Remaja putri pun sudah menyusun angan2 indahnya untuk nanti malam, rebutan minta izin kepada sang ibu untuk pulang agak telat,,

Aku jadi ingat masa2 remajaku dulu, aku tak pernah seperti mereka, setiap malam takbiran, aku tidak bisa sebebas teman2ku lainnya, aku biasanya di rumah, membantu mimih bikin kue untuk lebaran dan dibawa ke kampung halamanku,,
yah, aku selalu terbiasa dengan rutinitas tahunanku yang satu itu, walaupun aku selalu ketinggalan cerita2 indah mereka keesokan harinya,,

Begitulah, saat ini aku menikmati betul setiap moment merayakan hari kemenangan, walaupun agak sedih karena tamu bulananku datang di saat akhir ramadhan nan indah ini, aku tidak bisa ikut sholat besok (sigh),,

Semua hal selalu menjadi bagian terindah dalam perjalanan hidupku,,
saatnya membuka hati dan mempersiapkan diri untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi,
Semoga kita semua kembali kepada fitrah sebagaimana awal Allah menganugerahkan kita kehidupan di duniaNya,,, Amiin,,,

-Ryrie-

-Perempuan Itu-


Perempuan itu duduk di depan cermin di sudut kamarnya,
memandang wajahnya dan wajah orang2 yang dicintainya,
memandang seluruh kekuatannya

Perempuan itu menatap cermin dengan mata basahnya
yang kian lama menjadi isak tangis,
lalu ia menutup wajahnya dengan bantal hati berwarna coklat
agar suara tangisnya teredam
dan agar seisi rumah tak pernah tau segala laranya

Ia hanya mengucapkan "aku lelah Tuhan,, tolong aku,," sepanjang tangisnya,
aku ingin sekali memegang bahunya untuk memberitahunya bahwa aku selalu di sisinya,
namun aku tak kuasa, kubiarkan saja dia dengan dunianya sendiri di depan cermin itu

Sesekali dia terdiam, hanya menatap hampa ke cermin
matanya semakin membengkak, semakin menyiratkan duka
dan aku bukan batu yang tak tersentuh melihat itu, matakupun ikut basah,
lalu dia kembali menangis, tersedu,, lebih menyayat hatiku.

"Bunda, aku rindu, aku ingin dipeluk bunda, tak ada yang memelukku kini bunda untuk menawarkan segala rasaku"
kata2 itu terlerai dari bibirnya tetap dengan airmata yang berderaian,
tangisnya semakin menjadi2, sekuat tenaga ia tutupi wajahnya dengan bantal itu lagi
entah sudah berapa banyak airmata yang bantal itu tampung untuknya

Sampai akhirnya ia lelah menangis, lelah menatap cermin dan pantulan matanya,
ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia perempuan kuat,
ia berusaha meredam segala emosi yang bercampur,
menghapus jejak air mata di pipi bundarnya
dan ia menghela nafas panjang untuk menenangkan hatinya

yah, dia memang berhenti menangis, berhenti duduk di sudut itu,
dan memalingkan wajahnya dari sang cermin,
karena dia enggan memandang wajah kekalahannya,
kekalahan dari perang kehidupannya
kekalahan dari batinnya,,

dan aku tetap hanya bisa menatapnya, tanpa melakukan apapun, karena aku yakin dia akan mampu melewati semuanya
sampai tugasnya sebagai perempuan itu selesai,,,

-Ryrie-

28 Agustus 2011

-Beri Ruang Untuk Berkenalan-


"aku putus dengan pacarku karena dia menjawab pertanyaanku tentang kemana hubungan ini akan dibawa hanya dengan kalimat jalani saja" begitu katanya
lalu aku bilang
"ya sudah mba, lupakan saja, jangan sia2kan waktu mba untuk hal2 yang tidak jelas karena hanya akan membuang2 waktu saja"

dan setelah itu perbincangan kami melebar ke seseorang yang sedang mendekatinya,,

dia bilang :
"aku memang sakit sekarang tapi itu lebih baik daripada selalu kecewa yang tak ada ujungnya, lagipula sekarang sedang ada yang mendekatiku, dia menceramahi aku layaknya dosen, mengajakku ta'aruf karena dia menginginkan aku"
"tapi, aku kayaknya kurang sreg sama dia" tambahnya lagi
kataku "kenapa begitu mba?"
dia bilang "dia gendut, kepalanya botak :(, fisik banget yah aku?"
"iya, kenali dia dulu mba, jangan bebani hati dan diri mba dengan apa yang akan orang lain katakan" itu yang kuucapkan padanya
"Iya itu sebenarnya yang di bebani, kamu tau aja aku jd malu" katanya
"jangan begitu mba, karena hal itu bisa membutakan mata dan telinga hatimu" begitu kataku menambahkan

Hmm,, memangnya apa yang salah dengan botak dan gendut? dia pun makhluk Tuhan dan bahkan mungkin bisa jauh lebih baik dibanding seseorang dengan badan proporsional dengan rambut klimisnya,,
Yah akupun tidak menutup mata bahwa penampilan luar seseorang itu penting karena hal pertama yang kita pandang sebelum mengenalnya adalah fisiknya, tapi fisik akan jadi nomor kesekian bila kita sudah mengetahui siapa dia yang sesungguhnya, melalui proses apapun.

Ukuran fisik seseorang bisa membutakan mata hati dan menulikan telinga hati, mengapa? karena bila hanya ukuran itu, kita hanya akan melihat dan mendengarkan pendapat orang lain, yang belum tentu hal itu yang kita butuhkan untuk membangun sebuah rumah masa depan, toh fisik pasti akan berubah seiring waktu, dia akan menua dan tak akan sama lagi seperti pertama kita mengenalnya,,

Saran saya, buka dulu hatimu, beri dia ruang, beri dia kesempatan untuk memperkenalkan diri dan hatinya kepadamu, mendengarkan pendapat orang lainpun boleh namun jangan jadikan itu pegangan, karena mereka hanya melihat kamu menjalani semuanya, bukan ikut menjalani hubungan itu.
Jadi bersikap bijaklah dalam memandang segala hal dan mengambil setiap keputusan.
Jangan hanya mengedarkan pandangan hanya di sisi luar saja, pandanglah dia dari segala sisi dia hidup dan berdiri.
Hidup itu di tanganmu,, ;)


-Ryrie-


*Note : Moga sukses yaa mba cantik,, :-* semangaaadddddd,,,,





Again and again (sigh)


Ada2 saja masalahnya, masih saja berkutat di lingkaran yang sama, mau sampai kapan seh???
Bila hal yang sudah jauh tertinggal di belakang harus terus menjadi momok menakutkan yang menghambat masa depan, bagaimana akan terus melangkah? bagaimana akan sampai pada tujuan yang sesungguhnya?
Kesalahan karena mengikuti syahwat itu terus membayangi, menyambangi seluruh hidup, bukankah semua manusia memiliki masa lalu? dan semestinya hal itu dijadikan pelajaran berharga untuk kita, aku, kamu dan kamu mungkin punya andil dalam kesalahan ini, atau hanya aku yang salah, yah mungkin memang kesalahan hanya ada pada diriku yah, aku yang tak memiliki jiwa ini, tak memiliki hati pula (sigh).
Yaa tak apalah, biar semua kebenaran harus terungkap menjadi kebenaran, setidaknya tidak ada lagi yang harus menjadi bagian yang dihilangkan, tapi sejujurnya sudah tak ada rasa yang sama, tak ada yang tertinggal, semua datar sekarang, semua berjalan seperti seharusnya berjalan.
aku dan dia sekarang teman, walaupun dengan masa lalu kami masing2, bila kamu ingin bersamanya, terimalah masa lalunya dengan besar hati, kita ndka bisa kan mengubah masa lalu yang sudah terjadi (mencoba melakukan pembenaran) hahahaha,,,

Sebenarnya aku sudah lelah dengan semua masalah masa lalu ini, semua selalu datang di saat hati ini sudah tenang dan tak mau tau lagi tentang kalian, tak bisakah kita berdamai dengan semua keadaan yang saat ini terjadi saja?
Tapi kalo memang ndak bisa ya sudahlah,,
dengan segenap hati saya minta maaf karena telah mengacaukan segalanya :)


-Ryrie-





25 Agustus 2011

-Sepinya Kutub Utaraku-


Lebaran tinggal menghitung hari,,
keriuhan pun makin terasa di sana sini, penuhnya mall, pasar, bahkan terminal menjadi rutinitas tahunan bila menjelang lebaran,,
sangat berbeda dengan keadaan kutub utaraku, begitu lengang, membuat udara makin menggila dinginnya,, bbbrrrrrr,,,,,
Hari ini berasa jadi pinguin tanpa jaket tebal berbulu -_-", eh tapi sejak kapan yah pinguin berbulu (pura2 mikir, padahal cuma pernah liat pinguin di penguin of madagaskar, kartun pula wekekekekek,,)

Yah begitulah cerita di kutub utaraku hari ini, sepi, lebih mirip kamarku daripada kantorku,,
eh tapi ada yang menyenangkan juga seh, internetan lancaaaaaaarrrrr,,, saatnya streaming dan download,,, hahayyyyyyyy,,,, x_x

-Ryrie-



24 Agustus 2011

-Kebersamaan-

23 Agustus 2011
Samudra Suki Restaurant - MTA


Kebersamaan itu indah,,



Kebersamaan itu tidak memandang dia siapa dan bagaimana, melainkan membuat kebersamaan itu menjadi jalinan silaturahmi yang lekat,,



Dan kebersamaan kami akan lebih lengkap dengan senyum mereka


Cerita singkat mengenai kebersamaan kami, kami yang biasa berkutat dengan laporan, coding, dan segala hal mengenai rutinitas pekerjaan, kini memiliki kebersamaan dalam bentuk lain, dalam bentuk toleransi dan saling menghargai ;).

Semoga akan selalu menjadi keluarga yang rukun yah,, wakakakkakakak,,,

Sang kuli excel


-Ryrie-


23 Agustus 2011

-Kebahagiaan-


Kebahagiaan,,
bila bicara mengenai hal ini pasti sangat panjang uraiannya terlebih mengenai makna kebahagiaan itu sendiri karena setiap orang memiliki pandangannya sendiri mengenai arti kebahagiaan,,
tapi menurut sudut pandangku, kebahagiaan itu sangat sederhana, karena bukan hanya terukur dengan materi atau hal2 yang kasat mata.
Tadi sepulang dari buka bersama teman2 kantor, aku sempat sedikit membahas mengenai kebahagiaan dengan salah seorang temanku di motor yah walaupun dia bilang aku gila hihihi,,
karena aku bilang bahagia saat melewati sebuah flyover di bilangan jakarta utara, lebih tepatnya aku bilang "mas, kalo lewat jalan ini di malam hari sambil ngebut itu membahagiakan sekali rasanya", dia bilang "iya kalo kamu punya nyawa 10 silakan", aku hanya tertawa mendengar jawaban spontannya. Tapi hal itu benar, karena saat kita berada tepat di atas flyover itu di malam hari, kita bisa melihat kerlip lampu Jakarta dengan pemandangan yang tak dapat kita jumpai di siang hari, dan saat laju motor kencang, kita bisa merasakan sensasi yang diberikan angin waktu menerpa tubuh,, haha,, mungkin memang aneh untuk sebagian orang, tapi itulah nilai kebahagiaan,,

akupun pernah bertanya kepada salah seorang sahabatku, mengapa ia gemar sekali menulis, ia menjawab "aku merasa bahagia saat menulis, terkadang ada hal yang tidak bisa diungkapkan dengan benar oleh lisan, namun akan lebih bermakna bila diungkapkan melalui media tulisan" yah,, itulah kebahagiaan,,

Tuhan memberi kita perlengkapan hidup yang sesungguhnya, kita diberikan anggota tubuh, akal dan hati, semua itu untuk membuat kebahagiaan bagi diri dan orang2 di sekeliling kita,,
Kadang kita mencari arti sebuah kebahagiaan sampai ke negeri tetangga bahkan ke lubang semut, padahal banyak hal di sekeliling kita yang membuat kita bahagia.
Kebahagiaan itu sederhana, bila kita bersyukur dengan apa yang Tuhan beri kepada kita, pasti kebahagiaan itu akan datang,,

Jadi, berkacalah dan lakukan apa yang hatimu bilang, jangan lupa untuk selalu berdekatan dengan Sang Khalik, maka sepahit apapun hidup yang kamu jalani dan sebanyak apapun masalah yang tengah kamu hadapi, kebahagiaan itu akan selalu menyertai di belakangmu,,


-Ryrie-



22 Agustus 2011

-Inspirasiku-


21 Agustus 2011

Salah satu perempuan yang menjadi inspirasiku adalah guru ngajiku, tak pernah lelah beliau mensyiarkan agama Allah, selalu berpegang teguh di jalanNya, walaupun dengan tubuh yang semakin ringkih dimakan usia,,
Beliau perempuan tegar, hidup tanpa seorang suami, menghidupi putranya seorang diri hingga memiliki 4 orang cucu, dan di masa tuanya, beliau tinggal sendirian di rumah besarnya :(
yah sendirian karena anak dan keluarga kecilnya pindah menempati rumah baru mereka,,
hmmm,, tapi beliau tidak pernah patah semangat apalagi takut, karena beliau selalu ditemani para jamaah majelis ta'lim, murid2 didikannya yang selalu menjadi tangannya untuk sekedar membuatkan makanan atau membersihkan rumah,,

Di usianya yang lebih dari 3/4 abad, beliau masih mengingatku, murid nakalnya yang selalu sibuk dengan dunia ku sendiri :(, beliau selalu mengingatkanku untuk segera menikah, dan malam tadi beliau mendoakanku agar mendapatkan jodoh yang terbaik untuk agama dan hidupku Amiiin,,, i love her so much :(
Perempuan dengan paras cantik walau dengan keriput di stiap lekuk wajah, dengan ketegaran dan ketakwaan yang luar biasa,, beliau selalu menjadi inspirasiku,,
Semoga Allah selalu melimpahkan barokah dan cucuran rahmat kepadanya,, Amiin,,,


-Ryrie-


20 Agustus 2011

-Sang Bintang Malam-


aku selalu mencintai "malam",
"malam" yang duduk diam menemaniku menatap indahnya bintang,
aku slalu memanggilnya "bintang malam"
karena ia selalu ada saat pekat menghampiriku,,
ia juga selalu duduk di sisiku saat hujan, karenanya aku begitu mencintai hujan dengan rintik dan nyanyian syahdunya,,
kami yang tak pernah saling berucap kata cinta namun selalu merasakan kebersamaan dalam buai sang cinta,,
mengarungi hujan bersama dengan vespa pinjaman diiringi lagu yang kami nyanyikan untuk sekedar meredakan rasa dingin yang menusuk tulang,,

Dia merupakan episode terindah hidupku,
dengan segala kisah yang tak bisa dilukiskan hanya dengan kata indah,,
entah hubungan apa yang pernah kami jalin saat itu, yang kami tau, kami merasakan hal yang sama tanpa harus diungkapkan dengan lisan cinta.
Hanya dia yang bisa membuat hatiku beku, hanya dia yang mampu membuat lidah ini kelu
dan hanya dia yang sanggup memporak porandakan pertahanan hatiku
walaupun hanya dengan tatapan matanya,

Kisah yang tanpa awal inipun harus berakhir tanpa akhir,
tanpa kata bahkan tanpa jabat tangan,
dia hanya pernah menemaniku di bagian transisi usiaku
kisah terakhir sebelum benar2 berakhir
tetap dengan diamnya, masih menemaniku menatap sang bintang dalam pekat malam
duduk berdampingan tanpa sepatah kata
hanya menatapku dan tersenyum manis di batas pergantian waktu
mengetikkan pesan singkat di lappy mungilku "semoga kamu bahagia dan mendapatkan apa yang kamu impikan, jaga dirimu, jangan nakal"
romantiskah itu?
entahlah, tapi buatku, itu kado istimewa terakhirnya untukku
aku tak pernah butuh apapun darinya, aku hanya ingin melihat tatapan mata dan senyum bahagianya,, dengan ataupun tanpaku,,

Begitulah cara dia mencintaiku, dan caraku mencintainya,
hanya dengan diam, tanpa untaian kata cinta namun selalu menghiasi relung hati,,
ruang ini kosong sekarang, tanpa nafas dan keluh kesahnya
tapi penuh dengan segala hal tentang kisah kami
karena sudah 17 tahun aku mencintainya
dengan caraku sendiri,, ^_*


-Ryrie-


-Penghabisan Rasa-


Seperti yang pernah aku bilang ke kamu,
"setiap kepingan hati yang sudah terlerai tidak akan mungkin bisa menjadi sebentuk hati seperti sebelumnya, kamu tau knapa? karena pasti ada bagian yang tak bisa ditemukan"

kamu juga pasti ingat aku pernah bilang apa ke kamu,
aku bilang "hidup itu pilihan, dan pada setiap pilihan terdapat konsekuensinya masing2"

Kamu sudah menentukan pilihanmu kemarin, dan dalam pilihanmu itu tidak ada aku, akupun sudah berusaha dengan keras menghilangkan kamu dari hatiku, jadi kamu harus menikmati konsekuensinya yaitu kehilangan aku,,
Semua kisah dan sebentuk hati yang pernah ada pun sudah terlerai sejak lama, maka tidak akan mungkin dapat disatukan karena kita akan selalu terjegal oleh masalah serupa.

Baiknya kita lupakan semua rasa yang pernah ada karena aku yakin kamu akan bahagia bersamanya, akupun yakin sebenarnya kita sudah sama2 muak dengan situasi ini, lingkaran hitam yang selalu saja tak berujung.
Kini,, hidupmu adalah hidupmu begitupun hidupku, akan selalu aku yang mengendalikannya bukan siapapun.

Aku hanya ingin menjadi manusia biasa, bukan robot, boneka, apalagi tong sampahmu,,



-Ryrie-


-Malam Minggu-

20 Agustus 2011

Bertemu agy dengan malam minggu,,
yah,, seperti biasa malam minggu selalu dihabiskan di kamar dan keliling dunia si maya (maklum belum ada yang niat ngapelin haghaghag,,)
hmm,, banyak seh yang nanya knapa aku betah ngamar seharian,
yah jawabannya singkat karena kamarku adalah ruang ternyaman di rumah ini,
ruang dimana aku bisa bermalas2an dan mengeluarkan semua perasaan,, bisa jadi diriku sendiri lah kalo di kamar (apa hubungannya yah :-<)
yah setidaknya dari kamar ini, aku bisa melihat dunia hahayyy,, (dunia khayalanku lebih tepatnya)
karena di kamarku, ada buku2 dan film2 kesayanganku (termasuk sailormoon :p), aku juga bisa lihat bintang dari kamar ini,, ^_*

Btw, mungkin menurut para remaja malam minggu sangat penting karena malam minggu berarti bisa "pacaran", malam minggu berarti bisa hangout dan malam minggu berarti berlaku juga jam malam yang agak panjang karena tidak harus memikirkan ke sekolah atau kuliah besoknya, dengan kata lain, malam "merdeka" buat mereka yang penat menjalankan rutinitas.
Tapi buatku malam minggu yah sama ajah kayak malam2 lainnya, bedanya, bisa begadang dengan tenang wakakakkakaka,,,
Kalo "pacaran" seh tiap hari juga aku bisa "pacaran" x_x, tapi "pacaran" dengan buku, blog, dan seputaran dunia khayal lah,,

Hmm,, ya sudahlah, hari semakin larut dan aku harus segera mandiiiiiiiiiiiii,,,, x_x

Selamat bermalam minggu yah semua,,,
semoga hari kalian selalu menyenangkan,,, ^_*


-Ryrie-


19 Agustus 2011

-Persahabatan Maya-


19 Agustus 2011


Malam ini masih sama dengan malam2 sebelumnya dalam 1 tahun belakangan ini, berkutat dengan si "mungil" ku menjalajah dunia sang maya, dunia yang sudah kuarungi intens dalam 3 tahun belakangan, menemukan sahabat2 baru tanpa melihat siapa dia (karena memang ndak keliatan x_x), yah,, pertemanan tanpa syarat pastinya.
Silih berganti teman datang dan pergi di kehidupan maya ku, dengan segala kebutuhannya, alasan dan mungkin memang begitulah proses seleksi alam. Namun ada beberapa orang sahabat mayaku yang tetap bertahan di sisiku, seperti apapun keadaan ku, salah satunya si "sleborku" ini, yah aku memanggilnya seperti itu karena memang begitulah dia, hihihi,,

Aku mengenalnya di sebuah room chat jakarta milik om yahoo, dia seorang yang tangguh, berkarakter dan keras, bahkan kadang terlalu keras dan kaku. Kekerasan dan kekakuan sikapnya berorientasi pada diri dan prinsip hidupnya,
Pertemanan atau aku lebih sering menyebutnya persahabatan kami cukup manis, walaupun seringkali kubuat kesalahan bahkan seringkali menyakiti perasaannya, perbedaan pandanganpun kadang mewarnai lingkaran aku dan dia.
Tapi untukku, dia tetap perempuan biasa dengan segala yang dy miliki juga keteguhan hatinya, dia tetap seorang perempuan biasa yang mengeluarkan sungai rasa bila terlalu perih terluka, dan aku selalu sayang dia, hihihi,,

Persahabatan tak pernah memandang waktu, jarak juga pribadi, yang terpenting bisa saling mengisi, melengkapi juga merasakan,,
Semoga dia selalu mendapatkan apa yang selama ini diimpikannya, juga aku dengan impianku,,

Sahabat mayaku dengan bintang dan senja nya
Aku dengan bintang dan malamku,,

*tulisan ini kok berantakan amat yaa x_x, lagore,, ^_^



-Ryrie-


05 Agustus 2011

-Aisyah yang Cemburu-

Cemburu merupakan tanda adanya cinta, mustahil orang yang mengakui mencintai kekasihnya (suaminya/istrinya) tidak memiliki rasa cemburu. Cemburu merupakan tanda kesempurnaan cinta, akan tetapi cemburu bisa tercela apabila terlalu berlebihan dan melampui batas. Aisyah radhiyallahu anha adalah seorang wanita pencemburu hal ini terjadi karena begitu besar rasa cintanya kepada kekasihnya yaitu Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.Nah, marilah kita simak kisah beliau.

Dari Aisyah, bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam keluar dari rumahnya pada suatu malam.Aisyah menuturkan,
“Maka akupun menjadi cemburu kepada beliau sekiranya beliau mendatangi istri yang lain. Kemudian beliau kembali lagi dan melihat apa yang terjadi pada diriku.”apakah engkau sedang cemburu?” tanya beliau.”Apakah orang semacam aku ini tidak layak cemburu terhadap orang seperti engkau ?” “Rupanya syetan telah datang kepadamu”, sabda beliau”Apakah ada syetan besertaku?’ tanyaku “Tak seorangpun melainkan bersamanya ada syetan” jawab beliau.”Besertamu pula?” tanyaku. “Ya, hanya saja Allah menolongku untuk mengalahkannya sehingga aku selamat”, jawab beliau. (ditakrij Muslim dan Nasa’i)

Dari Aisyah, dia berkata,
“Aku tidak pernah melihat orang yang pandai masak seperti halnya Shafiyah. Suatu hari dia membuatkan makanan bagi Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, yang ketika itu beliau di rumahku.Seketika itu badanku gemetar karena rasa cemburu yang menggelegak. Lalu aku memecahkan bejana Shafiyah. Akupun menjadi menyesal sendiri. Aku berkata,”Wahai Rasulullah, apa tebusan atas apa yang aku lakukan ini?” Beliau menjawab, “bejana harus diganti dengan bejana yang sama, makanan harus diganti dengan makanan yang sama” (ditakrij Abu Daud dan An-Nasa’i)

Sedangkan dalam riwayat lain dari Anas bin Malikk radhiyallahu anhu, dia menceritakan,
Nabi shalallahu alaihi wassalam pernah berada disisi salah seorang istrinya. Kemudian seorang dari ummul mukminin mengirimkan satu mangkuk makanan. Lalu istri Nabi yang berada dirumahnya memukul tangan Rasulullah sehingga mangkuk itu jatuh dan pecah. Maka Nabi pun mengambil dan mengumpulkan makanan di dalamnya. Beliau berkata:”Ibumu cemburu, makanlah.” Maka merekapun segera memakannya. Sehingga beliau memberikan mangkuk yang masih utuh dari istri dimana beliau berada, dan meninggalkan mangkuk yang telah pecah tersebut di rumah istri yang memecahkannya.(HR.Bukhari, Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah)

Hadits senada diatas dengan beberapa tambahan, yaitu di dalam Ash-Shahih, dari hadits Humaid dari Anas Radhiyallahu anhu, dia berkata,
” Ada diantara istri Nabi shalallahu alaihi wassalam yang menghadiahkan semangkuk roti dicampur kuah kepada beliau, selagi beliau berada di rumah istri beliau yang lain (Aisyah). Aisyah menepis tangan pembantu yang membawa mangkuk, sehingga mangkuk itu pun jatuh dan pecah. Nabi Shalallahu alaihi wassalam langsung memunguti roti itu dan meletakkan kembali diatas mangkuk, seraya berkata, “makanlah. Ibu kalian sedang cemburu.” setelah itu beliau menunggu mangkuk pengganti dan memberikan mangkuk yang pecah itu kepada Aisyah”.(diriwayatkan oleh Bukhari, Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud dan Nasa’i).

Begitupula kecemburuan Aisyah terhadap Shafiyah. Tatkala Rasulullah tiba di Madinah bersama Shafiyah yang telah dinikahinya, dan beliau berbulan madu bersamanya ditengah jalan, maka Aisyah berkata,
“Aku menyamar lalu keluar untuk melihat. Namun beliau mengenaliku. Beliau hendak menghampiriku, namun aku berbalik dan mempercepat langkah kaki. Namun beliau dapat menyusul lalu merengkuhku, seraya bertanya,”Bagaimana pendapatmu tentang dia?” Aku menjawab, “Dia adalah wanita Yahudi di tengah para wanita yang menjadi tawanan” (ditakrij Ibnu Majah).

Aisyah Radhiyallahu anha pernah berkata,
“Aku tidak pernah cemburu terhadap wanita seperti kecemburuanku terhadap Khadijah, karena Nabi Shalallahu alaihi wassalam seringkali menyebut namanya. Suatu hari beliau juga menyebut namanya, lalu aku berkata, “Apa yang engkau lakukan terhadap wanita tua yang merah kedua sudut mulutnya? Padahal Allah telah memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadamu”. Beliau bersabda, “Demi Allah, Allah tidak memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadaku” (Diriwayatkan Bukhari).

Aduhai, kecemburuan yang sangat mendalam hanya karena kekasihnya menyebut wanita lain padahal wanita yang disebutnya telah kembali kepada Zat Yang Mulia tetap membuatnya cemburu. Akan tetapi bisa engkau lihat ya ukhti,…betapa mulianya akhlak Rasulullah terhadap istrinya yang cemburu . Tidaklah beliau mengeluarkan perkataan yang kasar melainkan kata-kata yang haq.Semoga para suami kita bisa meneladani sikap dan akhlak beliau, shalallahu alaihi wassalam.Karena hanya beliaulah sebaik-baik sosok teladan yang patut untuk ditiru dan di contoh oleh semua umatnya.Sebagaimana dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (Al-Ahzab:21).

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada beliau, istri-istrinya, keluarganya, dan sahabatnya.

Wallahu’alam bish-shawwab.