19 Juli 2011

-Kasih Ibu-


09 Sept 2009

"Kasih Ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa,, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia,,,"

Hari ini syair itu selalu menggema di telingaku, menggoda pikiran ku untuk bertanya benarkah itu???
salahkah apa yang pikiran ku pikir bila terkadang apa yang kurasakan tak seperti syair tersebut,,
bila terkadang amarahnya membuat rasa ku hancur, hingga aku tak mampu lagi berdiri,, membuat diri ini benar2 kerdil dan tak berarti,,,
hingga seringkali aku merasa sangat iri pada gemerlap na duniawi,,

Namun kini syair itu berjalan melalui darah menuju hatiku dan menetap disana, hati ini berkata bahwa kasih Ibu memang luar biasa,
murka ibu adalah tanda cintanya meskipun kadang tak dapat begitu saja diterima logika,
air mata na adalah luapan pintu maaf untuk ku, dan diam na adalah cara nya memberikan pelajaran hidup untuk ku,,

Ibu,, maafkan aku untuk hari ini, hatiku memang hancur dengan segala ucapanmu, namun hatiku akan lebih hancur bila tanpamu,
kau adalah mentari untuk hidupku ibu,, jangan lagi kau teteskan air mata itu, karena tetes demi tetes na membuat luka dalam di hatiku,,

Maaf,, karena blum dapat kubuat kau bahagia,
namun aku akan selalu berusaha membuat kau tersenyum dengan segala keterbatasanku,
maaf kan aku bila selalu saja kusakiti hatimu dengan ulahku,, namun satu hal yang tak perlu kau ragukan lagi bu,
suatu saat aku akan membuatmu bahagia, akan kubuang semua beban dan derita hidupmu,
kumohon doakan aku selalu untuk hari itu ibu,,,

Sujudku selalu di kakimu Ibu,,,


*Untuk Ibu yang saat ini sedang memalingkan sejenak wajahna dari aku,,, andai dia tau betapa aku mencintainya,,,


-Ryrie-

Tidak ada komentar: