19 Juli 2011

-Perjalananku Bersamanya-

17 Juli 2011 - 16.48 PM


25 Juni 2011

adalah awal pertemuanku dengannya di sebuah komunitas, pertemuan yang kuanggap sangat biasa

bahkan aku tidak terlalu ingin mengenalnya walaupun entah kenapa sulit sekali berpaling dari keteduhan rupanya.

bergulirnya waktu ternyata mempertemukan kami kembali, dan akhirnya dia menyapaku, yah, untukku itu adalah hal yang aneh karena di pertemuan pertama, tak sekalipun ia menoleh padaku,,

dia mengajakku berbincang selayaknya teman yang telah lama saling mengenal, dan kami bercerita tentang hidup,,

setelah hari itu, komunikasi antara kami semakin baik, kami terlihat semakin dekat meski hanya kami yang tau itu,

dia mengajariku banyak hal, ia mengajariku arti dari sebuah rasa percaya diri melalui sikapnya, dia mengajariku rasa nyaman akan hidup, bahwa hidup itu selalu menyenangkan dengan putih dan hitamnya, dan dia mengajariku untuk selalu berusaha berdiri di atas kakiku sendiri, tanpa topangan lengan orang lain termasuk lengannya walau harus tertatih.


2 Juli 2011

pertemuan keduaku dengannya, kali ini sedikit berbeda karena kami sudah saling mengenal satu sama lain, dan dipertemuan kali ini, dia pergi bersamaku ke komunitas tersebut.

Selama perjalanan, dia selalu mengajariku hal baru, karena menurutnya setiap pertemuan harus memiliki arti, harus ada pelajaran yang dipetik, dan aku yang baik hati ini, mendengarkan dengan seksama,, wew,, x_x.

dan ini adalah kali pertama ia menyambangi kediamanku untuk mengantarku pulang.

Waktu bergulir begitu cepat, aku memang sudah begitu dekat dengannya, terlebih dengan beberapa kali perjalanan kami, namun aku tetap mengunci rasaku rapat2, agar dapat dengan cepat dinetralisir oleh hati saat keadaan semakin mendukung keberadaan kami.

Dan kini setelah peristiwa malam tadi, semua berhenti sampai disini, aku harus kembali ke tempat dimana seharusnya aku berada, kembali ke kehidupan menyenangkan ku sebelumnya,

yah,, aku dengan duniaku, aku dengan redupku dan aku dengan segala kecintaanku pula :). aku tak ingin membuatnya berada dalam titik yang tidak nyaman, aku juga tidak ingin sekelilingku mendapatkan banyak kesulitan karena keberadaanku.


kini aku berdiri di sisi hidupmu hanya untuk melihatmu dan mendukungmu melakukan yang terbaik, walaupun terkadang hitam itu menyenangkan namun hidup harus berjalan di areal yang putih, jadi jangan pernah buat lagi koridor hitam ;)


*untuk kamu makhluk yang paling jutek, maafkan aku untuk hari ini, dan terimakasih atas sebentuk kisah semu yang kau tawarkan juga atas perjalananku bersamamu yang walaupun hitam tapi tetap terasa manis dan menyenangkan ;)


-Ryrie-


Tidak ada komentar: