19 Juli 2011

-Surat Cinta untuk Malaikat Kecilku-


20 April 2010

Mungkin hari ini kamu memang tidak sedang berada bersama Bunda, tapi kamu pasti tau betapa sangat sayangnya Bunda sama kamu,,
Mungkin bukan hari ini Bunda menepati janji yang pernah ayah buat di depan kamu 21 September 2009 lalu, tapi Bunda pasti menepati itu untukmu,,
Mungkin hari ini kamu sedang tertidur nyaman dipelukan sang Khalik
Namun Bunda selalu ingat bagaimana kamu juga pernah tertidur dalam pelukan Bunda setelah perjuangan kita yang bagitu melelahkan namun begitu indah,,,
Kamu begitu lucu, gendut, putih, sipit, membuat Bunda bertambah gemas saja,,
Bunda juga ingat bagaimana perjuanganmu tidak hanya sampai disitu untuk bersama Bunda, bagaimana kamu harus berjuang melawan rasa sakitmu, dengan tegar kamu bertahan tanpa Bunda disampingmu, Bunda ingat bagaimana kamu baru menggeliat manja dan merengek sakit saat Bunda datang menjenguk keadaanmu.
Betapa bahagianya Bunda saat kamu dinyatakan dapat dibawa pulang ke rumah, berarti kamu akan kembali berada dalam pelukan Bunda.
Bunda selalu ingin berada disampingmu, menghilangkan sedihmu, mengobati lukamu, memberikan seluruh darah bahkan nyawa Bunda untukmu,,,
Kamu akan selalu tidur dengan mudahnya setelah azan berkumandang, dan itu membuat Bunda semakin mencintaimu,,,
Kamu menciptakan kebahagiaan dalam hati Bunda

Kebersamaan kita yang hanya berusia 5 bulan adalah saat2 paling indah dalam hidup Bunda, pernah memiliki kamu merupakan anugerah tak terhingga yang pernah Allah berikan untuk Bunda,,
Masih ingatkah kamu saat Bunda menyenandungkan lagu “Kasih Ibu kepada beta,, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi,, tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia,,” lalu kamu tertidur dengan senyummu,,
Kamu yang selalu ingin Bunda temani setiap malam, yang selalu menangis ketika Bunda harus meninggalkanmu untuk mencari kebutuhan hidupmu, semua itu begitu manis,,,
Bunda rindu sekali padamu, ingin sekali Bunda memelukmu, dan mendengarmu memanggil Bunda sekali saja,,,

Maafkan Bunda yaa nak, bila sampai saat ini Bunda masih saja sering menangis untukmu, maaf bila Bunda sering merasakan kekosongan dalam hidup Bunda tanpa kamu karena tak pernah terbayang kamu akan meninggalkan Bunda secepat ini, maaf juga bila Bunda tidak bisa membahagiakanmu dan menjadi yang terbaik untukmu. Semangatmu selalu jadi pemicu hidup Bunda, senyum dan tatapan matamu adalah ungkapan cinta terindahmu untuk Bunda.
Karenamu Bunda sanggup bertahan hidup, karena ingin bersamamu Bunda menjalani sisa hidup Bunda,,,

Happy Birthday sayang, jangan nakal dan jangan cengeng yaa nak,,
Cuma doa dan surat cinta ini kado Bunda untukmu,, semoga kamu bahagia dan ingat Bunda,, Cium sayang untukmu,,,

I Love You Nak,,,
Bunda yang sangat merindukanmu,,


-Ryrie-

Tidak ada komentar: